JT - Ekonom Josua Pardede mengatakan cadangan devisa RI sebagai salah satu amunisi yang dapat menahan laju pelemahan rupiah akibat tensi geopolitik di Timur Tengah yang meningkat dan sentimen arah suku bunga acuan global.
"Untuk menahan pelemahan rupiah lebih lanjut, sebenarnya Bank Indonesia masih mempunyai amunisi yang cukup banyak atau kuat ditopang oleh cadangan devisa yang masih terbilang relatif tinggi," kata Josua kepada ANTARA di Jakarta, Senin.Kepala ekonom Bank Permata itu menilai cadangan devisa RI masih relatif tinggi sehingga Bank Indonesia masih bisa akan masuk dan melakukan intervensi ke pasar valas
Baca juga : Wamenkes: Indonesia Masih Kekurangan 120 Ribu Dokter Umum
Baca juga : Presiden Jokowi Kunjungi Pekalongan Buka Muktamar Sufi Internasional 2023
Bagikan