DECEMBER 9, 2022
PEMILU

Menhan Tegaskan Netralitas TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan dalam Pilkada 2024

post-img
Rapat kerja Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI dan pimpinan tiga matra TNI lainnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024). ANTARA/Melalusa Susthira K

JT - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Ia menyatakan, meskipun Kementerian Pertahanan dan TNI memiliki peran penting dalam pengamanan, netralitas tetap menjadi prinsip yang dijunjung tinggi.

"Secara kebijakan, Kementerian Pertahanan, TNI memang tetap memegang teguh netralitas dengan tugas mengamankan dan melancarkan Pilkada 2024 yang akan kita laksanakan pada 27 November 2024," ujar Sjafrie dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11).

Baca juga : Dedi Mulyadi Serahkan Penentuan Calon Wakil Gubernur kepada KIM untuk Pilgub Jabar 2024

Menhan juga mempersilakan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, untuk menjelaskan lebih rinci mengenai kebijakan dan strategi TNI dalam mendukung kelancaran Pilkada 2024.


Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan bahwa seluruh personel TNI akan tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis selama Pilkada 2024. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk mengamankan proses demokrasi dan menjaga stabilitas sosial.

"Hal ini penting saya sampaikan karena telah menjadi komitmen TNI terkait netralitas dalam pilkada," ujar Agus.

Baca juga : Mahfud Sebut Hak Angket Tak Bisa Ubah Hasil Pemilu


Panglima TNI juga memaparkan sejumlah langkah strategis untuk memitigasi risiko yang dapat mengganggu jalannya pilkada, yaitu: Penegakan Hukum yang Tegas: Mengatasi penyimpangan dalam pilkada seperti politik uang, kampanye hitam, dan manipulasi hasil suara. Edukasi Politik: Menyelenggarakan program edukasi politik masif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses demokrasi yang sehat.

Pengawasan Ketat: Melakukan monitoring dan pengawasan yang melibatkan Bawaslu, KPU, dan lembaga masyarakat sipil. Dialog dan Mediasi: Mengupayakan dialog antara tokoh masyarakat, partai politik, dan pihak berwenang untuk menyelesaikan potensi permasalahan secara damai. Pengamanan Daerah Rawan: Peningkatan pengamanan di daerah-daerah yang rawan konflik serta langkah preventif lainnya.


Related Post

PEMILU

Putusan MK Ubah Peta Politik Pilkada 2024, Koalisi Bisa Bubar

PEMILU

Sribu Warga Binaan di DKI Memilih di Pilkada 2024

PEMILU

PKB Apresiasi Dukungan NasDem untuk Anies Baswedan

PEMILU

PSI Optimis Mencapai Kursi di Senayan

PEMILU

Ketua MK Suhartoyo Tegaskan Tidak Cawe-cawe dalam PHPU

PEMILU

1.576 Napi di Lapas Salemba Gunakan Hak Pilih

PEMILU

Pengamat Soroti Partisipasi Rendah di Pilkada Serentak 2024

Tentang Kami

Jakartaterkini.id merupakan transformasi dari Media sosial Instagram Jakarta terkini, yang lahir sejak tahun 2017 silam. Melalui media online kami ingin lebih berkomitmen dalam menghadirkan beragam informasi yang lebih luas, komprehensif dan faktual.

Kami berfokus menjadi media lokal Jakarta yang terkini, sesuai dengan tag line kami, Informasi terkini di Jakarta. Dibawah naungan JTN Media kami terus beradaptasi dalam segala aspek sesuai dengan perkembangan sosial terkini. Selain itu kami juga terus melakukan inovasi terhadap perkembangan teknologi agar dapat memenuhi keinginan khalayak dalam mengakses informasi.

Kami adalah media yang Independent dengan mengedepankan kaidah jurnalistik, disajikan secara berimbang tanpa intervensi.

Bicara Jakarta..?! Jakarta terkini, Informasi terkini di Jakarta, Powered by JTN Media. 

 
Cart