JT - Angkutan kota atau angkot ber-AC atau Mikrotrans Depok (MTD) melakukan uji coba operasi selama seminggu ke depan dengan tarif Rp1.000 dengan jurusan Terminal Depok, GDC, hingga Terminal Jatijajar.
"Angkot AC berbasis non tunai ada kartu elektronik jadi tidak harus tunai," kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di Depok, Jawa Barat, Senin.
Baca juga : Kasus HIV di Batam Meningkat, 822 Pasien Terdeteksi Sepanjang 2024
Imam mengatakan rute angkot ber-AC ini mulai dari Terminal Depok Jalan Margonda hingga Terminal Jatijajar melewati Jalan Grand Depok City (GDC).
"Jalur diresmikan dari Terminal Margonda menuju GDC dan sampai terminal Jatijajar. Kami sudah tentukan titik pemberhentian," kata Imam.
Keberadaan Mikrotrans Depok sebagai upaya Pemerintah Kota Depok memberikan pelayanan terbaik bagi warga setempat terutama dalam transportasi umum.
Baca juga : Demi Akses Lancar, Pemprov Jateng Maksimalkan Perbaikan Jalan
Selain itu juga sebagai bentuk perhatian pada para sopir angkot di Kota Depok. Sopir angkot ber-AC ini mendapat gaji per bulan dari pihak perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintah kota.
"Kami ingin menyejahterakan sopir angkot dengan sistem baru bagaimana sopir angkot digaji . Sopir tidak perlu kejar setoran karena sudah digaji perusahaan. Semoga menambah kesejahteraan para sopir," tuturnya.
Bagikan