"Dari beberapa pertimbangan hakim itulah menjadi masukan kami, yang pertama, tentunya evaluasi bagaimana implementasi Peraturan Kapolri (Perkap) dan Peraturan Polri (Perpol) tentang manajemen penyidikan," kata Benny Mamoto.
Baca juga : BNPB Minta Kepala Daerah Tetapkan Status Siaga Kekeringan dengan Segera
Benny menilai pentingnya perbedaan penanganan kasus pembunuhan dan penipuan oleh penyidik.
"Tidak bisa semua kasus disamakan, ada perbedaan. Oleh sebab itu kami melihat dari sisi sana. Beda kasus penipuan dan pembunuhan, beda dalam penanganan-nya, beda SOP-nya," tuturnya.
Putusan hakim menunjukkan bahwa Polda Jabar tidak melakukan panggilan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap Pegi Setiawan sebelum menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky pada 2016.
Baca juga : Akses Stasiun Kereta Cepat di Tol Japek Bakal Ditutup Permanen
"Inilah hasil pengamatan kami makanya kami tadi hadir mendengar, mencermati, apa pertimbangan hakim sampai dengan putusan diberikan," ujar Benny.
Kompolnas memastikan bahwa Polda Jabar akan menghormati dan mematuhi putusan hakim.
Bagikan