JT – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sekitar 750 ribu orang di Indonesia membutuhkan layanan operasi katarak, namun belum seluruhnya dapat terlayani.
"Kami targetkan sedikitnya 600 ribu, itu beserta seluruh jajaran, termasuk layanan dari BPJS Kesehatan. Tapi yang baru bisa dicapai sampai tahun 2023 itu baru sekitar 140 ribu orang lebih," kata Mensos Saifullah Yusuf di RS Dr Salamun, Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Baca juga : Bakamla Siagakan Empat Kapal Negara di Zona Barat Selama Libur Lebaran 2025
Mensos menjelaskan bahwa berbagai faktor menghambat pemenuhan kebutuhan operasi katarak, mulai dari keterbatasan biaya hingga minimnya jumlah tenaga kesehatan yang tersedia.
"Kami akan terus berusaha supaya operasi katarak bagi yang membutuhkan bisa menjangkau lebih banyak orang," ujarnya.
Sebagai salah satu upaya, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menggelar operasi katarak gratis di RSAU Dr Salamun Bandung.
Baca juga : Pemerintah Bahas THR Ojol, Menaker Gelar Koordinasi Lintas K/L
"Lebih dari 200 orang, Insya Allah, akan dioperasi di RS Salamun, dan sampai saat ini operasi berjalan lancar," kata Mensos.
Ia menambahkan bahwa upaya ini akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi, mengingat angka harapan hidup masyarakat yang semakin meningkat, sehingga kebutuhan akan operasi katarak juga bertambah.
Bagikan