JT - Perwakilan Hamas di Iran, Khaled Qaddoumi, mengatakan bahwa Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh kemungkinan dibunuh oleh roket atau proyektil yang ditembakkan ke gedung tempat dia menginap.
Qaddoumi, seperti dilaporkan Anadolu pada Sabtu, mengatakan asumsi tersebut berdasarkan kerusakan langit-langit dan dinding ruangan yang kemungkinan mengindikasikan bahwa tempat itu terkena serangan roket atau proyektil dari luar.
Baca juga : Israel Menyerang Jalur Gaza Pada Hari Pertama Idul Fitri
"Namun, masalah ini diserahkan kepada laporan teknis," katanya.
"Tim teknis bekerja keras untuk mendapatkan fakta... jadi masih terlalu dini untuk menyampaikan penilaian apa pun terkait masalah ini," sambungnya.
Terkait laporan New York Times yang mengklaim sebuah alat peledak disembunyikan di kamar Haniyeh dua bulan sebelum serangan, Qaddoumi mengesampingkan kemungkinan tersebut.
Baca juga : WHO Targetkan 500-600 Truk Bantuan Masuk Gaza Setiap Hari Pascagencatan Senjata
"Ini tidak rasional dan tidak berdasarkan temuan ilmiah apa pun," ucapnya.
Mengenang momen-momen terakhir bersama Haniyeh, Qaddoumi mengatakan Haniyeh menghadiri jamuan makan malam resmi kepresidenan setelah upacara pelantikan presiden baru Iran.
Bagikan